Oleh: indrakila | Februari 9, 2008

Selamatkan Bumi dari Plastik

DIPERKIRAKAN, 500 juta hingga satu miliar kantong plastik digunakan di dunia tiap tahunnya. Jika sampah-sampah ini dibentangkan, dapat membungkus permukaan bumi setidaknya hingga 10 kali lipat! Di Bandung sendiri, volume sampah plastik per harinya mencapai 700 meter kubik. Bisa menutupi 50 lapangan sepakbola sekaligus!

Yang jadi persoalan, dampak negatif sampah plastik ternyata sebesar fungsinya. Di alam, sampah plastik berbahan konvensional dari polimer sintetik tidak mudah terurai oleh organisme. Dibutuhkan waktu 300-500 tahun agar bisa terdekomposisi atau terurai sempurna. Sebuah waktu yang sangat lama. Akibatnya, di banyak tempat, plastik menjadi sumber masalah. Menyumbat saluran air, tanggul, sehingga mengakibatkan banjir bahkan yang terparah merusak turbin waduk.

Dampak negatif kantong plastik atau ”tes kresek” terhadap kesehatan tidak kalah mengerikan. Berdasarkan penelitian I Made Arcana, dosen kimia Institut Teknologi Bandung, zat pewarna hitam yang umumnya ada di kantong plastik berbahaya bagi kesehatan. Zat ini kalau terkenas panas dapat terdegrasi dan mengeluarkan zat yang menjadi salah satu pemicu  kanker. Maka, dianjurkan tidak menaruh gorengan atau makanan panas lainnya langsung di kantong plastik.

Lantas, apa solusinya mengatasi persoalan kantong plastik? Yang pasti, jangan pernah mencoba membakarnya. Jika proses pembakarannya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf, dan memicu depresi.

Seperti diungkapkan angggota Dewan Pakar Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPLKTS) Sobirin, pengolahan sampah menjadi solusi terbaik. Jika rumah tangga atau komunitas terkecil di lingkungan belum bisa mengolahnya, didaur ulang, maka pemilahan menjadi langkah kecil terbaik.

”Jika memang belum bisa, apa ya terpaksa gali kembali kearifan lokal macam penggunaan pincuk (daun pisang)?”, ucapnya.

Dilarang di China dan Australia

Keprihatinan Sobirin sangatlah beralasan. Menurut dia, di Indonesia, tidak lebih 10 persen warga yang peduli lingkungan. Apalagi, peduli terhadap dampak negatif sampah plastik. Meski demikian, ia optimis, melalui edukasi, sosialisasi, dan kampanye, masyarakat lambat laun akan tergugah. Ini tidak terlepas dari pentingnya peranan pemerintah.

”Wali Kota Bandung misalnya, perlu mendukung lewat kebijakan pelarangan penggunaan kantong plastik di supermarket,” ungkapnya.

Di negara maju, kampanye penggunaan kantung plastik mendapat dukungan dari negara. Salah satunya, China. Mulai Juni 2008 ini, seluruh supermarket dan toko-toko di Cina dilarang memberikan kantung plastik gratis kepada konsumen. Pembeli dianjurkan memakai keranjang sebagai pengganti. Namun, hebatnya, sinergi dengan hal itu, berbagai industri polimer di China gencar mengembangkan plastik biodegradable (dapat terurai).

Banyak jenis polylaktida (plastik berbahan dasar selulosa) dikembangkan. Salah satunya yaitu ”SmartPlast Bag” yang berlogo ramah lingkungan. Plastik berpenampilan layaknya keresek normal berwarna putih ini terbuat dari tajin jagung. Di alam, plastik ini dapat terurai hanya dalam waktu setengah tahun tanpa dampak negatif apa pun. Langkah ini diikuti di Australia.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia, khususnya Kota Bandung? Terlalu naïf jika mengharapkan hal yang sama dengan Australia dan China. Namun, sinyalemen positif mulai ditunjukkan sejumlah pelaku usaha di Bandung. Di Carrefour, saat ini disediakan tas belanja khusus pengganti kresek. Harganya Rp 10.000 per kantong. Kalau rusak, bisa ditukarkan.

Terlepas dari upaya itu, seperti diungkapkan novelis Dewi Lestari, semuanya akan berpulang kepada individu manusia. Kesadaran diri-lah yang menentukan. Lingkungan, satu-satunya aspek di dunia yang bisa menyatukan berbagai latarbelakang manusia dan negara. Mari bersatu menyelamatkan ”rumah” kita.

Sumber : http://www.kompas.com


Responses

  1. Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Nantikan segera plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi untuk Blogspot dan WordPress dengan instalasi mudah & singkat. Salam!

    http://www.infogue.com/lingkungan/selamatkan_bumi_dari_plastik/

  2. wah infogue ini bisa aja, yap meskipun sambil nge-link dan promo gpp lah, toh kita sayang ama bumi kita..
    salam juga ya… :-p

  3. Wow, menarik jga bwt bahan diskusi aq d skul.
    Ni tulisan emg top. Topikny pas bgt bwt qta.
    Y qta bdoa ja moga indo jg bsa jdi ngra yg bersih, bbas dr smph.

    So, slamatkn bumi qta dr sampah plastik! Ukye!;-)

    ==========================================

    mari peduli dengan sampah….

    Mulai diri kita…..!!!!! lalu ajak sesama…..

  4. sangat bagus

    =========

    Tingkyu sobat….!!!!

    sering2 bkunjung ja bRo….!!!
    sharing info juga boleh……

    “jadikan yang sedikit ini lebih berarti…!!!”

  5. emmm….. kadang serem ya,kalau ayangin akiat dari kerusakan Bumi ini…..!

    Aku Bakal coBa mulai de…… kita selamatin Bumi kita!

  6. hebat……

    gini donk…
    coba smua org bisa pny 1 ide kreatif ky gni,bumi bs lahir kmbali…

    Ciayo…xD

  7. kalau kita tidak bertindak sekarang kita punya anak pada masa hadapan akan mati.Kalau kita mahu selamatkan bumi kita mesti menanam pokok

  8. kalau kita tidak bertindak sekarang kita punya anak pada masa hadapan akan mati.Kalau kita mahu selamatkan bumi kita mesti menanam pokok.dunia kita ada 70 peratus air dan 30 peratus tanah.selepas tahun 2050 kita sahaja ada 20 peratus tanah dan 80 peratus air kalau kita tidak bertindak.

  9. mari saling dukung menyelamatkan bumi kita

  10. jangan pernah menyerah tuk selamatkan bumi………….do what u can do….dont ask what u can get from earth,,but ask what u can do to (save) earth!!!

  11. maRi……kiTa sEmuA pEdulI…unTuk keSelAmatAn lIngkUnggAn Untuk mEnjaDi yAng LebIh baIk unTuk kElaNgsUnggAn HidUp Di bUmI iNi……….MulAi Dari dIrI kita N DaRi YanG TerKecil………………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: